Pemkab Anggarkan 20 Milyar Hadapi Covid 19

By BKD DIKLAT Kab. Pekalongan 29 Mar 2020, 21:58:42 WIB Corona
Pemkab Anggarkan 20 Milyar Hadapi Covid 19

Pemerintah Kabupaten Pekalongan akan sediakan  Anggaran 20 Milyar untuk pelaksanaan pencegahan dan penanganan pandemi covid-19. " Anggaran tersebut di alokasikan untuk persiapan pembangunan sarpras rumah sakit lini 3 , intensif tenaga medis, operasional posko pencegahan dan jaring pengaman sosial" Terang Bupati Pekalongan Asip Kholbihi, baru baru ini pada saat rakor  penanganan covid-19 di Rumdin Bupati. (27/3) 

Pemerintah Kabupaten akan mengalokasikan anggaran untuk dukungan pendirian rumah sakit rujukan lini 3 Khusus untuk perawatan pasien ODP dan PDP covid-19 dengan dilengkapi sarana prasarana. " Rumah sakit rujukan ini nantinya sebagai dukungan RSUD Kajen dan Kraton " Terangnya.
RS rujukan lini 3 disiapkan di Puskesmas Wonokerto 2 dengan kapasitas 40 tempat tidur , dan jika terjadi kekurangan tempat akan disiapkan gedung AKN dengan kapasitas 50 tempat tidur.

Bupati menambahkan anggaran 20 milyar tersebut juga di alokasikan untuk jaring pengaman sosial masyarakat. Dimana anggaran ini akan disalurkan kepada mereka yang terdampak karena ada wabah covid-19 ini, diantaranya para usaha kecil. 

‘’ Pemerintah Kabupaten Pekalongan serius dalam menangani kemungkinan dampak sosial dari adanya COVID-19 ini. Sudah kami ploting anggaran yang tidak kurang dari 5 milyar , untuk penyiapan ketika terjadi masyarakat yang terpukul kehidupanya secara ekonomi akibat adanya COVID-19.’’ Kata Bupati.

Anggaran juga dialokasikan untuk insentif dokter dan tenaga medis yang langsung berhubungan pasien covid-19 karena mereka memiliki resiko tinggi tertular dan  dialokasikan untuk menambah alat pelindung diri (APD). 

Dalam rangka meningkatkan antisipasi terhadap penyebaran COVID-19 di Kabupaten Pekalongan, Pemkab Pekalongan akan menyiapkan 3 posko utama di tingkat kabupaten sebagai sarana untuk pengecekan dini bagi warga urban yang datang dari daerah pandemi COVID-19 yang diprediksi akan terjadi mobilisasi besar-besaran dari daerah tersebut mulai jumat

‘’Malam hari ini,kita mengadakan rapat koordinasi terbatas dengan OPD terkait ,yang pertama adalah tentang posko yang bertujuan untuk memeriksa, sebagai posko pemeriksaan bagi masyarakat kabupaten Pekalongan yang ingin pulang atau mudik ,yang kebanyakan berasal dari Jakarta.’’ Kata bupati Asip.

Tiga posko utama ini, akan didirikan yang pertama di Bondansari, untuk mengecek penumpang yang turun dari tol Pemalang. Posko kedua,akan didirikan di Kedungwuni, untuk mengecek penumpang yang datang dari tol kota Pekalongan. Dan untuk posko ketiga akan didirikan di terminal Kajen,untuk mengecek penumpang yang datang dari arah Kesesi-Pemalang.

Dan untuk ketiga posko utama ini, bupati menjelaskan akan disiapkan sampai tiga bulan  dan buka 24 jam dengan tiga shift yang terdiri dari komponen dinas kesehatan, satpol ,dinas perhubungan dan relawan. 
‘’posko kita siapkan sampai tiga bulan dengan tiga shift , yang satu shiftnya itu terdiri 7 sampi 8 orang dari berbagai komponen dinas kesehatan,satpol,dinas perhubungan ,dinas terkait,dan relawan juga kita ikutkan.’’ Jelas bupati Asip.(red)

dari : FB Kabupaten Pekalongan




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Write a comment

Ada 4 Komentar untuk Berita Ini

View all comments

Write a comment

Kanan
Kanan
Kanan
Kanan
Kanan

Video Terbaru

View All Video

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, YouTube, Instagram dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.